Saturday

~ Aku Ingin MencintaiMU ~



~ * ~

Tuhan Betapa aku malu
Atas semua yang KAU beri
Padahal diriku terlalu sering membuatMU kecewa
Entah mungkin karna ku terlena
Sementara Engkau beri aku kesempatan berulang kali, agar aku 
kembali
Dalam fitrahku sebagai manusia
Untuk menghambakanMu
Betapa tak ada apa-apanya aku dihadapanMu..

Aku ingin mencintaiMu setulusnya, sebenar-benar aku cinta
Dalam doa
Dalam ucapan
Dalam setiap langkahku
Aku ingin mendekatiMu selamanya, sehina apapun diriku
Ku berharap untuk bertemu denganMu ya Robbi

Entah mungkin karna ku terlena
Sementara Engkau beri aku kesempatan berulang kali, agar aku
kembali
Dalam fitrahku sebagai manusia
Untuk menghambakanMu
Betapa tak ada apa-apanya aku dihadapanMu..

~ * ~

Album : Muhasabah cinta
Munsyid : Edcoustic

Alhamdulillah.. mari kita menghayati lagu yang penuh dgn maksud yang mendalam.. Sesungguhnya hati ini amat sukar di jaga, dari hatilah manusia akan mudah di kawal nafsu.. dr hati jugalah lahirnya cinta..
Semoga Allah tetapkan hati ini dalam cintaNYA dr segala2nya~



|| Wahai hati tempat jatuhnya pandangan ILAHI.. teruslah meraih CINTA ILAHI.. teruslah bermujahadah menggapai redhanya kerana di situlah kemenangan yang terlahir buat dirimu.. :) ||


Wassalam.
~nida~

Friday

..SeJenak MeNGuNGkAp HiKmaH..




KITA BERTANYA : KENAPA AKU DIUJI?

ALLAH MENJAWAB :
Apakah manusia itu mengira bahawa mereka dibiarkan saja mengatakan; "Kami telah beriman",
sedangkan mereka tidak diuji? Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang yang sebelum
mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan, sesungguhnya Dia
mengetahui orang-orang yang dusta.
Surah Al-Ankabut : 2-3

KITA BERTANYA : KENAPA AKU TIDAK DAPAT APA YG AKU IDAM-IDAMKAN?

ALLAH MENJAWAB :
Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi pula kamu menyukai
sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu, Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui.
Surah Al-Baqarah : 216

KITA BERTANYA : KENAPA UJIAN SEBERAT INI?

ALLAH MENJAWAB :
Allah tidak membebani seseorang itu melainkan sesuai dengan kesanggupannya.
Surah Al-Baqarah : 286

(^-^)                          
TINGGALKAN rasa duka semampumu,
kerana MEMIKUL beban duka itu boleh membuatmu menjadi PUTUS ASA DAN LEMAH..
kelmarin Allah telah menolongmu,
PERCAYALAH..esok pun Dia masih TETAP AKAN MENOLONGMU..
maka, jangan bergantung pada siapapun SELAIN ALLAH..

"CUKUPLAH Allah menjadi PENOLONG kami dan Allah adalah SEBAIK-BAIK PELINDUNG."

~*|| Di saat kita tidak bergantung harap pada manusia, di saat itu kejayaan bakal menjelma.
Bergantung haraplah kepada yang Esa. Itu paling utama||*~

Wassalam,
~nida~






Sunday

Allah Bersama orang yang Sabar!


Sumber : media-islam.or.id

Sabar adalah satu sifat yang mulia. Dengan sifat sabar, kita bisa merubah lawan menjadi teman. Orang-orang yang sabar mempunyai keuntungan yang besar:
"Dan tidaklah sama kebaikan dan kejahatan. Tolaklah (kejahatan itu) dengan cara yang lebih baik, maka tiba-tiba orang yang antaramu dan antara dia ada permusuhan seolah-olah telah menjadi teman yang sangat setia.
Sifat-sifat yang baik itu tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang sabar dan tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang mempunyai keuntungan yang besar."
[Fushilat:34-35]
Allah menjanjikan surga kepada orang-orang yang sabar:
"Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa,
(yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan mema’afkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan. "
[Ali Imran:133-134]
Ketika Abu Bakar tersinggung pada kerabatnya yang turut menyiarkan fitnah terhadap anaknya, Aisyah dan ingin menghentikan bantuan, turun ayat Allah yang melarang itu:
"Dan janganlah orang-orang yang mempunyai kelebihan dan kelapangan di antara kamu bersumpah bahwa mereka (tidak) akan memberi (bantuan) kepada kaum kerabat(nya), orang-orang yang miskin dan orang-orang yang berhijrah pada jalan Allah, dan hendaklah mereka mema’afkan dan berlapang dada. Apakah kamu tidak ingin bahwa Allah mengampunimu? Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang"
[An Nuur:122]
Memaafkan orang bisa mendapat pahala dan lebih utama:
"Dan balasan suatu kejahatan adalah kejahatan yang serupa, maka barang siapa memaafkan dan berbuat baik maka pahalanya atas (tanggungan) Allah. Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang zalim."
[Asy Syuura:40]
"Tetapi orang yang bersabar dan mema’afkan, sesungguhnya (perbuatan ) yang demikian itu termasuk hal-hal yang diutamakan." [Asy Syuura:43]
"Jika kamu melahirkan sesuatu kebaikan atau menyembunyikan atau memaafkan sesuatu kesalahan (orang lain), maka sesungguhnya Allah Maha Pema’af lagi Maha Kuasa."
[An Nisaa’:149]
Kadang dalam rangka taushiyah/dakwah orang sering berkata-kata buruk terhadap orang yang tidak sepaham. Padahal dalam surat Al Ashr kita diperintahkan untuk melakukannya dengan cara yang baik dan dengan kesabaran:
"kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran."
[Al Ashr:3]
Allah tidak suka dengan orang yang suka mencaci orang lain:
"Allah tidak menyukai ucapan buruk, (yang diucapkan) dengan terus terang kecuali oleh orang yang dianiaya. Allah adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui."
[An Nisaa’:148]
Allah cinta dan bersama dengan orang-orang yang sabar:
"Dan taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya dan janganlah kamu berbantah-bantahan, yang menyebabkan kamu menjadi gentar dan hilang kekuatanmu dan bersabarlah. Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar."
[Al Anfaal:46]
Allah menyuruh kita sabar dan melarang kita marah meski kita dalam keadaan benar. Lihat bagaimana Allah mengecam Nabi Yunus yang marah kepada ummatnya yang jelas-jelas kafir:
"Maka bersabarlah kamu (hai Muhammad) terhadap ketetapan Tuhanmu, dan janganlah kamu seperti orang yang berada dalam (perut) ikan ketika ia berdoa sedang ia dalam keadaan marah (kepada kaumnya).“
[Al Qalam:48]
Menjadi orang yang sabar memang sulit. Sangat sulit. Mudah-mudahan Allah SWT memberi kekuatan bagi kita hingga bisa jadi orang yang sabar dan dekat denganNya.
Sabar..
Di bawah adalah doa agar diberi Allah kesabaran dan wafat dengan akhir yang baik (Husnul Khatimah) di mana kita bukan hanya dicintai Allah, tapi juga manusia:
“Ya Tuhan kami, limpahkanlah kesabaran kepada kami dan wafatkanlah kami dalam keadaan berserah diri kepada-Mu” [Al A'raaf 126]
Wallahu'alam 

Wassalam,
~nida~

Thursday

|| Mengapa Sukar untuk Memaafkan.. ||


Maafkanlah..

  MAAF.. mudah utk menyebut tetapi sukar utk mengungkapkan.. Tetapi maaflah kata2 yg dpt mnenangkan hati seseorg jika ia dihayati dengan mendalam.. Namun, mudahkah bg kita mngungkapkan kata2 maaf utk seseorang yg sering mmbuat hati kita sakit.. mencari kesalahan kita.. dikhianati.. dibenci dan sebagainya.. Tapi sedarkah kita.. diri kita juga tidk terlepas dr melakukan kesilapan..

Hidup ini tidak terlepas dari ketemu kebanyakan orang.. dan tidak terlepas untk dri kita dr melakukan kesalahan.. keterlanjuran kata, kesilapan.. terkadang tidak kita sedari kesilapan yg kita lakukan... Walhal perkara tersebut acapkali berlaku.. selagi kita menjalani kehidupan ini..

Walaubagaimanapun, kita juga akan ketemu dgn seseorg yg bkan shaja cuba utk mnyakiti hati kita tetapi cuba mencari kesalahan kita walaupun kita cuba utk mghindarinya ataupun mendiamkan diri.. 

Begitulah ranjau2 kehidupan yg kita lalui, even kita tidak mnyedari.. kadang kehadiran insan sperti ini menjadikan diri kita kuat.. tabah dlm mnghadapi liku2 kehidupan yg bakal kita lalui kelak..

Di sini saya muatkan bahan bacaan dari i luv Islam , sedikit sbanyak memberi kita kesedaran akan  pentingnya kata2 maaf.. yg lahir dari hati seseorg yg memaafkan.. (I Luv Islam, Maafkanlah Mereka)..

Maaflah kerana Allah..


Tentunya dalam kehidupan kita ini begitu banyak individu yang sering menyakitkan hati kita, mengguris dan melukakan perasaan kita bahkan menjadikan jiwa kita berserabut dan penuh kebencian. Seringkali senyuman kita kehilangan serinya, tawa kita menjadi sumbing dan air muka kita kehilangan cahayanya setiapkali kita bertembung wajah dengan mereka. Bahkan ada yang begitu irihati dan sengaja menyakitkan hati kita malahan sering mereka-reka fitnah dan onar untuk mencacatkan kewibawaan kita.


Ya, inilah sebahagian dari warna warni hidup kita yang menjadikan perjalanan hidup kita lebih unik dan jiwa kita akan menjadi lebih matang jika kita mampu menyikapinya dengan betul.

Apa perasaan kita berdepan dengan golongan ini, walaupun bilangannya mungkin tidak begitu ramai? Apa pula perasaan kita jika yang sering menyakitkan hati kita itu ialah orang-orang yang begitu hampir dengan kita?


Bagi saya, tidak ada yang lebih baik selain memberi KEMAAFAN. Ya, MAAFKAN MEREKA agar jiwa kita lebih lapang dan bahagia. MAAFKAN MEREKA sehingga kebencian tidak lagi mampu mencemarkan keindahan budi atau merubah rupa jiwa kita. MAAFKAN MEREKA agar kita mampu tersenyum melihat kehidupan.


Adakah kita merasakan kebencian kita itu menguntungkan kita atau akan merugikan mereka? Apa yang kita dapat dari kebencian itu kalau bukan keserabutan jiwa, kemarahan yang meluap-luap dan terusirnya ketenangan dan kedamaian dari hati nurani kita? Bahkan setiapkali kebencian mula bertahkta dan menguasai hati maka hati kita itu akan makin keras, gersang, kasar dan merosak air muka kita. Hingga akhirnya dunia yang begitu luas terasa begitu sempit, hidangan yang lazat hilang kenikmatannya dan tidur kita tidak lagi merehatkan jiwa kita untuk mendepani hari baru. Jadi, nyatakan pada saya, apa untungnya kebencian dan kemarahan kita itu kalau bukan menambahkan penderitaan keatas penderitaan yang sudah sedia ada?


Jadi, MAAFKAN MEREKA kerana dalam kemaafan kita itu Allah SWT menjanjikan keampunan. Bukankah dosa-dosa kita masih terlalu banyak sedangkan kematian sering mengintai kita disetiap simpang siur kehidupan. Bagi jiwa-jiwa yang menyakini hari pertemuan dengan Allah SWT tentunya kita benar-benar rindukan pengampunan Allah SWT bahkan pengampunan itu lebih berharga dari pertambahan usia. Apalah gunanya bagi umur yang bertambah tetapi dosanya tidak berkurang. Apa yang kita harapkan dari kehidupan begini?


MAAFKAN MEREKA kerana kita juga sering membuat kesalahan dan setiapkali kita membuat kesalahan, kita begitu rindu dan mengharapkan orang lain menyikapi atau menghadapi kelakuan buruk kita dengan baik bahkan menasihati kita dengan penuh hikmah. Kenapa apabila orang lain melakukan kesalahan kepada kita, kita lalu marah-marah dan pamerkan wajah yang buruk dan penuh kebencian.

MAAFKAN MEREKA, agar jiwa kita menjadi lembut bahkan membuahkan kesabaran dan kepasrahan hingga kita mampu mengukirkan kesenyuman dari relung hati kita yang paling dalam. Biarkan kemaafan itu menghiasi jiwa kita dengan bunga-bunga kecintaan dan kasih sayang hingga mereka tertunduk hormat dan malu kepada kita.

maaf..

Pernah satu ketika, jiwa begitu menderita ketika menghadapi salah seorang dari orang atasan yang merasakan dirinya yang paling benar. Dia bukan sekadar menolak pandangan orang lain bahkan tidak memberikan ruang untuk pandangan itu dikemukakan. Sedangkan apa yang dilakukannya terlalu salah, buah fikirannya sudah ketinggalan zaman dan cara pengurusan kerjanya sudah terlalu usang dan antik walaupunbagaimanapun dari satu sudut dia begitu ikhlas dalam kerjanya. Tidak sesiapa yang selesa mengemukakan pandangan kepadanya apatah lagi menegur kesalahannya walaupun kesalahannya terang lagi bersuluh. Bahkan tingkahlakunya sering menjadi buah mulut rakan sekerja.

Jiwa dirasakan begitu menderita. Setiapkali ingin menyuapkan makanan kemulut lalu terpandang wajahnya selera makan hilang serta merta. Setiapkali pejamkan mata untuk tidur, wajahnya sering muncul dan bermain dalam fikiran. Ketika berehat seringkali minda mengangankan saat-saat berhujah dengannya dan dia menyikapi dengan sikap dingin dan keras kepala hinggakan angan-angan itu menjadikan jiwa dililit kegelisahan dan kemarahan. Ya, berbulan-bulan seperti hilang kenikmatan jiwa ketika menginjakkan kaki di tempat kerja.


Jiwa terasa terus menderita hinggalah menemui penawarnya yang begitu mujarab iaitu KEMAAFAN. Yakni dengan mengatakan pada diri, kenapa hati ini harus membencinya. Dia telah lakukan yang terbaik dengan apa yang dia faham, walaupun mungkin caranya salah tetapi itu yang dia faham dan tentang keikhlasannya, Allah yang lebih mengetahui. Kenapa harus membencinya sedangkan kebencian ini tidak akan menjadikan dirinya betul atau membetulkan keadaan yang salah. Kenapa harus membencinya sedangkan setiap manusia memikul beban dosa yang begitu banyak dan diri sendiripun tidak terlepas daripadanya. mana tahu apabila tua nanti mungkin kita akan lebih teruk daripadanya dan orang lain akan lebih membenci kita.


Lalu perlahan2 pejamkan mata sambil menyuarakan hati pada Allah yang Maha Mengetahui; Saksikanlah ya Allah, aku maafkannya dan aku juga mengharapkan keampunanMu. Saksikanlah ya Allah, aku kasihkannya kerana aku tahu dia ikhlas beramal untuk keredhaanMu. Walaupun dia punya banyak kelemahan tetapi didalam ilmu Mu ya Allah, dosa-dosa ku lebih banyak, walaupun aku rasakan aku lebih baik daripadanya belum tentu ketika aku sampai keusia sepertinya aku akan terus istiqomah diatas jalanMu yang benar ini ya Allah. Semoga Engkau menerima amalnya dan amalku ya Allah.


Disaat itu diri ini merasakan seolah satu hijab gelap yang menutupi hati terangkat dan limpahan cahaya kehidupan kembali menerangi hati ini. Tidak ada lagi kebencian dan keresahan. Kemudiannya saya mencari kesempatan untuk bermaafan dengannya. Semenjak itu hati saya kembali menemui nikmat ketika ditempat kerja. Setiapkali bertembung wajah, senyuman begitu mudah terukir pada wajah saya bahkan kami mampu duduk berbual dan bercerita.


Saya tidak maksudkan kita tidak perlu membetulkan yang salah. Kata Ibnu Qayyim; Jika kamu ingin menyuruh yang ma’ruf pastikan ia menjadi ma’ruf. Ya, jika kita inginkan kebaikan, biarlah tindakan dan cara kita menghasilkan sesuatu yang baik atau lebih baik. Maknanya, setiap tindakan kita perlu disesuaikan dengan niat, cara dan masa yang baik. Kalaupun usaha kita tidak berjaya, yakinlah Allah menjanjikan ganjaran diatas usaha dan kesabaran kita.

*||~Maafkan mereka
agar jiwamu petah berbicara.. Mengajar insan erti bahagia dan tersenyum dalam duka.. 
Maafkan mereka.. Agar hatimu lapang segala, Menikmati hari-hari baru yang penuh duka lara.. Maafkan mereka.. Kerana jiwamu sedar & mengerti.. Hidup ini ada hari datang dan pergi||*

Wassalam,
~nida~



Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 

miNe.. Life.. futuRe.. Copyright © 2008 Green Scrapbook Diary Designed by SimplyWP | Made free by Scrapbooking Software | Bloggerized by Ipiet Notez